Desa Bulla’an Validkan Pemutakhiran Data

  • Whatsapp
Aparatur Desa Bulla’an Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep, selalu terdepan dalam mengemban tugas dan pelayanan. (Foto: Taufiq Hidayat)

DESA BERGERAK | SUMENEP – Guna mengindahkan anjuran dari pemerintah pusat maupun daerah, aparatur Desa Bulla’an Kecamatan Batuputih melepas kelompok kerja (pokja) relawan pendataan desa sustainable development goals (SDGs). Bahkan, program tersebut rampung tepat waktu. Yakni, dilakukan pada 14 Mei dan selesai 28 Mei.

Program sosialisasi untuk memperoleh hasil yang valid dari pemutakhiran data dan mengkondusifkan serta reflek terhadap program positif menjadi program yang diselesaikan lebih awal. Hal ini diungkapkan Kades Bulla’an melalui Sekretaris Desa (Sekde) Ach. Suhairy, Selasa (1/5/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, hasil pendataan SDGs hari ini benar-benar menjadi barometer status desa. Artinya, dengan proses yang sesuai regulasi dan tepat sasaran, maka menjadi penentu terhadap nasib masyarakat. Dengan demikian diharapkan, pemetaan antara kondisi masyarakat miskin, berkecukupan, dan kaya hasil memutakhirkan nanti sesuai fakta di lapangan.

Dia juga mengatakan, berbagai tahapan termasuk sebelum pelepasan selain sosialisasi juga digelar musyawarah desa (musdes), pembentukan dan pembekalan terhadap 28 pokja relawan pendataan desa SDGs dilakukan sesuai petunjuk agar hasilnya benar-benat valid.

“Tentunya, kami tetap minta kepada masyarakat, agar melaporkan secara manual kepada kami, jika selama ini ada yang layak mendapat bantuan tetapi tidak dapat, begitu sebaliknya,” tuturnya.

Salah satu relawan pokja Muni mengatakan, meski mengalami kesulitan teknis di lapangan, harus benar-benar pandai menyesuaikan dengan kondisi masyarakat sekitar. Sehingga, dengan modal pembekalan mampu diselesaikan dengan mudah.

“Banyak anggota saya yang harus balik dua kali karena tidak ada orangnya, maka saya sarankan malam kalau datang ke rumahnya, karena kalau siang harus bekerja. Itu saja kesulitannya,” ucapnya.

Kesigapan menyelesaikan data SDGs di Desa Bulla’an, mendapat pujian dari aparatur kecamatan. Plt Camat Batuputih Mujib mengaku, Desa Bulla’an merupakan desa percontohan selama ini. Sebab, tidak hanya persoalan SDGs data dan lain hal selalu selesai paling awal.

“Kami selalu bangga dengan desa yang satu ini, jika ada perintah selalu sigap. Kami selalu memberikan apresiasi salah satunya selalu di prioritaskan dalam pelayanan,” paparnya.  (ara/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *