Minimalisir Peredaran Narkoba di Bangkalan Melalui Desa Bersinar

  • Whatsapp
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur (Jatim)Aris Purnomo bertemu langsung dengan Ketua DPRD Bangkalan Ra Fahad. (Foto: Ist)

DESA BERGERAK | BANGKALAN – Sebagai antisipasi maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Bangkalan, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur (Jatim) berencana membentuk desa bersinar. Rencana itu, berlokasi di Kecamatan Tanjung Bumi. Bahkan, mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Bangkalan Mohammad Farhad, Selasa (1/5/2021).

Menurutnya, rencana tersebut diharapkan mampu meminimalisir penyalahgunaan narkoba.  Sebab, hingga saat ini masih banyak ditemukan kasus atau kejadian penyebaran narkotika hingga ke kalangan anak muda.

Bacaan Lainnya

“Dengan rencana desa bersinar ini, kami harap tidak ada penyalahgunaan narkotika lagi di Bangkalan,” ujarnya.

Selain membahas rencana pembangunan desa bersinar, lelaki yang kerap disapa Ra Fahad ini menyampaikan, BNNP Jatim juga meminta dukungan anggaran sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga, secara bergiliran akan diadakan sosialisasi mengenai desa bersinar.

“Ya, sosialisasi bersama pencegahan dini. Ke depan mudah-mudahan ini bisa berjalan efektif dan sesuai dengan tujuan adanya desa bersinar,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Jatim Aris Purnomo mengungkapkan, tujuan kedatangannya untuk meminta dukungan rencana dibangunnya desa bersinar di Kecamatan Tanjung Bumi. Dia bersama timnya, khususnya di Desa Telaga Biru akan menjadi proyek desa bersinar di desa-desa yang ada di Madura.

“Kami harapkan dengan desa ini, masyarakatnya bisa memerangi narkoba,” paparnya.

Alasan menempatkan desa bersinar tersebut di Desa Telaga Biru, lantaran merupakan lokasi wisata yang rawan dijadikan tempat transaksi narkoba. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa (pemdes) dan berkomitmen untuk melawan narkoba.

“Bisa jadi menjadi lalu lalang peredaran narkoba,” terangnya.

Dia menambahkan, program desa bersinar akan bekerjasama dengan pemuda dan masyarakat Tanjung Bumi untuk melawan narkotika. Sementara ini, pihaknya menargetkan di Desa Telaga Biru. Dimana selanjutnya akan dibangun lagi di Desa Alang-Alang.

“Kami akan terus berlanjut hingga semua desa di Madura. Aktivitasnya nanti akan aktif dan sadar akan bahaya narkoba,” tukasnya.  (ina/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *