Dari 273, hanya 2 Desa Tersentuh Bantuan Lansia di Bangkalan

  • Whatsapp

DESA BERGERAK | BANGKALAN – Realisasi program bantuan kepada masyarakat lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bangkalan, belum menyentuh seluruh warga. Dari 273 desa di Bangkalan, hanya lansia di dua desa yang menerima bantuan tersebut. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Wibagiyo Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial (Resos) Ahmad Riyadi, Rabu (23/6/2021).

Menurutnya, dari dua desa tersebut terdapat 64 lansia yang akan menerima program bantuan tahun 2021 ini. Bahkan, bantuan tersebut khusus dan bukan termasuk bantuan untuk penerima keluarga harapan (PKH). “Untuk dua desa,  Kramat sebanyak 30 lansia dan Tanjung Jati 34 lansia,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, anggaran tahun ini sangat terbatas. Sehingga, dari ratusan desa hanya dua desa yang memperoleh program bantuan. Sebab, besaran anggaran tahun ini ini hanya Rp25.290.000. Sehingga, masing-masing lansia akan mendapatkan bantuan sebesar Rp400 ribu. “Tapi, bantuan ini tidak diberikan dalam bentuk uang, melainkan sembako,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan, program bantuan bagi lansia secara bertahap. Sehingga, bagi lansia di desa yang belum menerima bantuan tahun ini akan diprioritaskan untuk tahun depan. Sehingga, semua desa akan tercover. Sedangkan, lansia yang menerima bantuan harus terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dengan ketentuan minimal umur 60 tahun dan tergolong warga miskin.

“Bantuan ini belum direalisasikan. Masih masuk triwulan pertama. Prosesnya saat ini, masih verifikasi dan kelengkapan administrasi dari setiap penerima bantuan. Pencairan biasanya, pada triwulan ketiga atau paling lambat triwulan ke empat. Cairnya hanya sekali, jadi tidak setiap bulan atau setiap triwulan mendapatkan sembako,” tegasnya.

Sedangkan, sumber dana pada program bantuan berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2021. Pihaknya berjanji, akan meminta peningkatan anggaran di tahun berikutnya. Sehingga, mampu mengcover seluruh lansia yang tersebar di setia desa. “Anggaran tahun depan bisa ditambah. Sebelumnya kami anggarkan, tapi kena refocusing,” terangnya.

Terpisah, Ketua Komisi C DPRD Bangkalan Nur Hasan mengatakan, bantuan untuk lansia berupa sembako jika dinominalkan sebesar Rp405.000. Sedangkan bantuan sembako berupa beras 15 kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg dan mie instan 40 bungkus. “Kedepan, anggaran untuk lansia harus diperbesar dan diperluas untuk banyak segmen termasuk pada disabilitas,” sarannya. (ina/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *